This Boy is So Unreal He Acts Like It's Just Another Day in His Life - 022423
I wrote this in broad daylight during class because I am done with my assignment so I had nothing to do other than observing others. Masih kelanjutan dari Clara, Yi Ra, dan satu temanku yang nge-crush sama Yi Ra, sebut saja Rafi. Rafi cewek ya btw, dan seperti biasa, nama disamarkan~
Disclaimer dulu sekiranya aku bakal kena flame di masa mendatang karena tulisanku di hari ini, aku tentunya bukan expert cinta. Bukan pula orang yang jago membaca sikap atau ucapan orang lain dan menginterpretasikan dengan akurat. Aku cuma orang sok tahu (HAHAHA) yang punya imajinasi dan tingkat kesuudzonan tinggi. Dan maaf kalau aku bakal pakai bahasa Jaksel alias bakal banyak campur-campur antara Indo dan Inggris wkwkwk.
So first thing first, Clara pernah bilang kalau dia nggak suka sama sekali sama Yi Ra. Well that's acceptable, at least until one day when something happened between my friends. Katakanlah Yi Ra ini punya banyak fans, orang yang naksir sama dia, whatever you call that. Salah satunya adalah Rafi.
Dan guweh!
One day, Chris, sebut saja soulmate-nya Yi Ra meski sama-sama cowok, bilang ke Clara bahwasannya!!! Orang-orang!!! Mengira!!! Clara sedang PDKT dengan Yi Ra!!!
And that fact somewhat connects all the dots that have been swimming around my head.
Forget the fact that it might be a coincidence that Yi Ra joined English Class instead of Indonesian Class. I don't really know how phrase it well but the way I see it, Clara is, uh you know, like to make Yi Ra involved in almost every thing she did. Not to mention both of them are mostly in the same group in any assignment.
That's kinda impressive if I could say.
Awalnya, tiap kali Clara cerita tentang pengalamannya dengan Yi Ra ke aku dan Rafi, aku menganggepnya sebagai sesuatu yang lucu dan wholesome. Tapi setelah mengetahui rumor tersebut, duar! Kayak tembok yang selama ini ada di hadapanku tiba-tiba dibom oleh pencerahan!
Now I see it as something that Clara does not even realize herself. Mungkin dia seneng ketika ngalamin hal-hal itu? Jadi dia menceritakannya ke dunia, ke keluarganya, to the point that her family support their relationship.
Kayaknya aku yang terlalu suudzon. Tapi aku juga ngerasa bersalah kalau suudzon doang ke Clara. Tapi GIMANA YHA. Masalahnya, meski ya ini bukan masalahku juga and I do know that I really should mind my own business, aku nggak bisa nggak ngerasa awkward ke Rafi yang suka pertama kali ke Yi Ra.
Yes indeed feeling can't be controlled and it's not like Rafi is officially dating Yi Ra. It's just ... the way she acts, talks, and smiles without realizing how much she herself wanted to be with him. How she always sit beside Yi Ra in every time possible.
... yet she said that she does not like him.
Oh my God.
"Let's ask Yi Ra's opinion!"
"Chris, tell Yi Ra what should I do."
"Yi Ra! It must be you! You're the only one who did this."
"Godness Yi Ra, what did you do?"
It's always him and it's so fucking obvious I can throw up off disgust.
Yi Ra sendiri keliatannya udah terbiasa sama kejadian kayak gini. Well can't blame him tho. He's that charming lol.
0 komentar